Tulisan ini akan mendiskusikan usulan konsolidasi kelembagaan menuju kemajuan akademik FISIP UI 2008-2012. Tulisan ini memuat langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat dan meningkatkan kemajuan yang telah dicapai oleh kepemimpinan fakultas periode sebelum ini. Perlu dicatat bahwa pada masa kepemimpinan fakultas periode 2003-2007, dibawah Prof. Dr. der Soz. Gumilar R.Somantri, fakultas telah mencapai sejumlah lompatan besar. Selama empat tahun terakhir, fakultas telah berhasil memantapkan mekanisme kerja dalam bidang manajemen keuangan, penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan telah meningkatkan pelaksanaan aktifitas riset dan publikasi. Sarana fisik di lingkungan kita juga telah berkembang secara spektakuler. Semua modal kelembagaan inilah yang harus kita jaga dan tingkatkan prestasinya. Momentum perubahan yang bernafaskan excellence ini akan kita jiwai semakin intens dan kita perlu meneruskan irama kemajuan (natural progression) dari pencapaian yang ada saat ini.
Modal kita di fakultas saat ini antara lain adalah cukup mapannya kondisi dan manajemen keuangan kita, besarnya potensi tenaga akademik kita, bagusnya sarana fisik lingkungan kampus. Posisi keuangan fakultas sangat baik saat ini. Jumlah guru besar kita makin banyak. Inilah modal kelembagaan kita. Kalau ditanya apa kekurangan kita, maka jawabannya tentu masih banyak! Kita masih menemui banyak masalah di semua lini kegiatan akademik dan non akademik. Kelemahan kita masih cukup banyak dan berapa pada seluruh jenjang serta unit kegiatan Program Studi yang ada. Masalah di program Ekstensi berbeda dengan program Diploma, yang tentu berbeda dengan program Pascasarjana. Masing-masing lini pelayanan akademik punya persoalan tersendiri yang memerlukan sentuhan perbaikan.
Apa yang menjadi sasaran kemajuan tidak akan lepas dari keinginan Indonesia untuk menjadi Universitas Riset berkelas dunia, melalui upaya-upaya internasionalisasi guna menaikkan peringkat kancah regional dan global. Atas sasaran antara yang cukup kompleks inilah saya kira, menjadi tugas pimpinan sangat menantang untuk dijalani. Tahun ini UI telah ancang-ancang untuk memperbaiki secara bertahap peringkat dalam Times Higher Education Supplement (THES). Kita ketahui bahwa peringkat UI adalah 395, sedangkan UGM 360 dan ITB 369. Kita berharap penuh bahwa peringkat kita akan naik di tahun 2008. Apakah mungkin kita menaikan peringkat UI ? Tentu bisa, dengan kerja keras bersama. Yang perlu kita lengkapi adalah kapasitas kita untuk mengorganisir riset, memenangkan hibah kompetitif, mengelola layanan akademik, meningkatkan kerjasama internasional, pemeliharaan database, membuat website yang baik dll. Ini antara lain yang dapat disebut. Jangan lupa, tentunya, betapa pentingnya membangun etos kerja, kesadaran untuk bekerja sekuat tenaga untuk sumbangsih ilmu pengetahuan guna pemecahaman masalah bangsa. Janganlah menganggap idealisme sebagai romantisme cengeng, apalagi utopis. Tidak, idealisme adalah ruh kita dan nafas tanggung jawab kita.
Kita sadari penuh bahwa semua sasaran ini tidak dapat dicapai sendirian. Dimensi perbaikan kualitas juga harus menyeluruh, tidak parsial. Ini adalah tantangan bersama. Menjadi sebuah universitas terkemuka adalah kerja institusional, yang harus melibatkan semua unsur sivitas akademik fakultas. Untuk itulah maka pendekatan yang perlu dikembangkan adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan semua unsur tanpa terkecuali. Kita merindukan dan memerlukan suatu atmosfir riset dan pengajaran yang dapat membangun semangat berjuang untuk mengejar ketertinggalan kita dibanding universitas lain.
Perspektif yang akan diangkat dalam makalah ini bertitik tolak dari asumsi fakultas sebagai organisasi pembelajar (learning organization)[1]. Artinya, FISIP adalah suatu kesatuan yang aktif mencerna informasi, berfikir dan menyelaraskan gagasan untuk gerak bersama. Sebagai learning organization, FISIP digambarkan sebagai organisasi yang inter-connected dan berkomunikasi secara intens. Dengan asumsi ini maka fakultas diharapkan mampu mendorong pengelolaan pengetahuan (knowledge management)[2] yang optimal dan nilai kemanfaatan yang luas. Diseminasi pengetahuan, semangat kerjasama dan keterbukaan harus dibangun seiring dengan pemahaman akan tujuan bersama. Tujuan apa ? Tujuan menjadikan fakultas menjadi komponen aktif dari universitas riset serta menjadi institusi pendidikan berkelas dunia. Berkaitan dengan hal ini, pembahasan konsep dan fakta seputar capaian dan rencana kerja FISIP UI ke depan akan memerlukan rumusan baru akan peran perguruan tinggi dalam konteks tantangan dan kekinian. FISIP sadar bahwa ia bukanlah sebuah unsur yang terisolasi dan diharapkan untuk menjadi insitusi yang dapat menjawab tantangan masa depan dengan peran-peran inovatifnya. Warga FISIP harus bisa menjelaskan apa dan bagaimana membangun peran efektif bagi pemecahan masalah bangsa yang mengalami transisi struktural saat ini. Kita semua harus siap dan mampu menjawab tantangan jaman dengan menciptakan berbagai bentuk peluang. Apa dan bagaimana peran FISIP, misalnya, dalam Science Park (Taman Ilmu) yang dicanangkan Universitas Indonesia. Inilah antara lain yang harus kita bicarakan secara prospektif, dan perlu dijiwai secara bersama-sama oleh kita semua.
[1] Michael Fremey (2002), menegaskan pentingnya universitas untuk belajar bukan hanya dalam kapasitas pengembangan keilmuan, tetapi juga merespons permintaan pasar yang sangat dinamis. Sementara Peter M. Senge (1990), secara khusus memaknai learning organization sebagai bentuk upaya perluasan kapasitas dan pola berpikir yang dapat mengakomodir kepentingan berbagai pihak yang terkait.
[2] Knowledge management adalah konsep yang lebih banyak diterapkan dalam tataran praktis aktivitas organisasi daripada di ranah akademik. Seperti misalnya Hofman et.all (2005) yang menjelaskan 4 proses di dalam knowledge management, yakni: (1) generated/ discover new knowledge, (2) scanning and organizing knowledge, (3) knowledge codification, dan (4) knowledge transfer. Namun perspektif praktis dalam aspek keorganisasian ini justru menjadi kerangka utama dalam mewujudkan konsolidasi kelembagaan yang mengarah pada kemajuan akademik.

