<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Testimonials</title>
	<atom:link href="http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bambangshergi.wordpress.com</link>
	<description>BECAUSE I CARE</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2009 16:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: didit susiyanto</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-72</link>
		<dc:creator>didit susiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 10:07:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-72</guid>
		<description>meskipun saya bukan mahasiswa UI, kalau sekarang mas bambang jadi dekan FISIP itu merupakan anugrah bagi ui dan khususnya bagi Departemen Kesejahteraan Sosial. selamat buat mas bambang semoga sukses dan lancar selalu. amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>meskipun saya bukan mahasiswa UI, kalau sekarang mas bambang jadi dekan FISIP itu merupakan anugrah bagi ui dan khususnya bagi Departemen Kesejahteraan Sosial. selamat buat mas bambang semoga sukses dan lancar selalu. amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jesayas Anggiat Sirait</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-68</link>
		<dc:creator>Jesayas Anggiat Sirait</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 14:01:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-68</guid>
		<description>SELAMAT ATAS TERPILIHNYA 

DR. BAMBANG SHERGI LAKSOMONO 
sbg Dekan FISIP UI.


Salah satu karakter yang paling kuat selama saya sempat digembleng oleh beliau adalah Mas Bambang memiliki kemampuan LISTENING (mendengarkan dengan hati) terhadap orang lain, bukan HEARING (mendengar yang hanya dengan telinga) dan ini berbeda dari dosen-dosen yg ada sebelumnya.

Juga mempunyai kepekaan, kesabaran, dan perhatian untuk orang-orang di sekitarnya, berpengetahuan luas, rendah hati, dan mudah bekerja sama krn LISTENING tadi. Saya yakin dengan terpilihnya Mas Bambang sbg Dekan FISIP UI, akan banyak perubahan2 utk mewujudkan lebih maju dan berkembangnya FISIP UI.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SELAMAT ATAS TERPILIHNYA </p>
<p>DR. BAMBANG SHERGI LAKSOMONO<br />
sbg Dekan FISIP UI.</p>
<p>Salah satu karakter yang paling kuat selama saya sempat digembleng oleh beliau adalah Mas Bambang memiliki kemampuan LISTENING (mendengarkan dengan hati) terhadap orang lain, bukan HEARING (mendengar yang hanya dengan telinga) dan ini berbeda dari dosen-dosen yg ada sebelumnya.</p>
<p>Juga mempunyai kepekaan, kesabaran, dan perhatian untuk orang-orang di sekitarnya, berpengetahuan luas, rendah hati, dan mudah bekerja sama krn LISTENING tadi. Saya yakin dengan terpilihnya Mas Bambang sbg Dekan FISIP UI, akan banyak perubahan2 utk mewujudkan lebih maju dan berkembangnya FISIP UI.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tyo</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-61</link>
		<dc:creator>Tyo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 05:22:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-61</guid>
		<description>Pak Dekan (Prof. Bambang) yg baik,

Saya mo usul, Pak.
Gimana kalo di FISIP juga diberi space (berupa tempat) buat kami (mhs) diskusi.
Ya semacam tempat diskusi2 kecil di ruangan yg disertai dgn white board &amp; meja-kursi gitu deh...
Saya lihat di FE (di gedung barunya yg baru diresmikan Pak Gum) ada ruang seperti itu. Itu nyaman n sejuk banget untuk berdiskusi/bertukar fikiran dan belajar. Thx.

Salam sukses,
Tyo
Kriminologi FISIP UI 2005</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dekan (Prof. Bambang) yg baik,</p>
<p>Saya mo usul, Pak.<br />
Gimana kalo di FISIP juga diberi space (berupa tempat) buat kami (mhs) diskusi.<br />
Ya semacam tempat diskusi2 kecil di ruangan yg disertai dgn white board &amp; meja-kursi gitu deh&#8230;<br />
Saya lihat di FE (di gedung barunya yg baru diresmikan Pak Gum) ada ruang seperti itu. Itu nyaman n sejuk banget untuk berdiskusi/bertukar fikiran dan belajar. Thx.</p>
<p>Salam sukses,<br />
Tyo<br />
Kriminologi FISIP UI 2005</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sukimin-d3 adm.fisip ui</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-58</link>
		<dc:creator>sukimin-d3 adm.fisip ui</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 06:24:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-58</guid>
		<description>yth, prof.bambang (dekan baru fisip-ui)


selamat prof. atas terpilihnya menjadi dekan fisip ui. semoga prof. bisa mengemban amanah ini dengan baik, dan Tuhan YME selalu memberkahi, meridhoi kita semua, dalam rangka mengembangkan fisip ui menuju masa depan yang lebih baik. semoga program-program yang prof. canangkan/rencanakan bisa berjalan dengan baik. 

akhirnya kita semua berdoa, semoga dalam kepemimpinan prof. nanti fisip ui menjadi fakultas is the best di segala bidang  (baik kualitas lulusan, sarana pendukung, serta sdm yang berkualitas). SELAMAT BEKERJA, BERJUANG DEMI FISIP UI

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yth, prof.bambang (dekan baru fisip-ui)</p>
<p>selamat prof. atas terpilihnya menjadi dekan fisip ui. semoga prof. bisa mengemban amanah ini dengan baik, dan Tuhan YME selalu memberkahi, meridhoi kita semua, dalam rangka mengembangkan fisip ui menuju masa depan yang lebih baik. semoga program-program yang prof. canangkan/rencanakan bisa berjalan dengan baik. </p>
<p>akhirnya kita semua berdoa, semoga dalam kepemimpinan prof. nanti fisip ui menjadi fakultas is the best di segala bidang  (baik kualitas lulusan, sarana pendukung, serta sdm yang berkualitas). SELAMAT BEKERJA, BERJUANG DEMI FISIP UI</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nofi</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-55</link>
		<dc:creator>nofi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 03:48:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-55</guid>
		<description>Low Profile !!!

salute !!!

menjadi ketua RT adalah prestasi yang sangat hebat menurutku &quot;down to earth&quot;. kekuatan bangsa yang hilang karena para sarjana terlalu kerja keras di kantor dan melupakan lingkungan sekitar. sendi terkecil dari bangsa ini, itulah yang perlu dibina. dan anda telah membuktikan. (disaat orang-orang meninggalkan jabatan ketua RT dan mengejar jabatan yang jauh-jauh lebih tinggi) anda mau menjadi ketua RT. 

saya ingat buku yang saya bacakan untuk anak saya. tentang Umar bin Khatab. yang mau turun ke jalan membersihkan parit. lalu menggotong beras untuk warganya yang kelaparan. .. semoga anda adalah salah satu pemimpin yang seperti itu. jika ya... saya berdoa agar anda menjadi pemimpin di manapun, apakah itu di fisip, di RT atau bahkan menjadi pemimpin bangsa ini...

seiring doa kami untuk kemajuan bangsa ini, ... SELAMAT BERJUANG PAK !!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Low Profile !!!</p>
<p>salute !!!</p>
<p>menjadi ketua RT adalah prestasi yang sangat hebat menurutku &#8220;down to earth&#8221;. kekuatan bangsa yang hilang karena para sarjana terlalu kerja keras di kantor dan melupakan lingkungan sekitar. sendi terkecil dari bangsa ini, itulah yang perlu dibina. dan anda telah membuktikan. (disaat orang-orang meninggalkan jabatan ketua RT dan mengejar jabatan yang jauh-jauh lebih tinggi) anda mau menjadi ketua RT. </p>
<p>saya ingat buku yang saya bacakan untuk anak saya. tentang Umar bin Khatab. yang mau turun ke jalan membersihkan parit. lalu menggotong beras untuk warganya yang kelaparan. .. semoga anda adalah salah satu pemimpin yang seperti itu. jika ya&#8230; saya berdoa agar anda menjadi pemimpin di manapun, apakah itu di fisip, di RT atau bahkan menjadi pemimpin bangsa ini&#8230;</p>
<p>seiring doa kami untuk kemajuan bangsa ini, &#8230; SELAMAT BERJUANG PAK !!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: satrio budi adi</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-50</link>
		<dc:creator>satrio budi adi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 03:39:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-50</guid>
		<description>Ass.wr.wb. Pak Bambang

Pertama saya mengenal pak Bambang ketika saya baru jadi dosen tidak tetap sejak tahun 2000. Kesan pertama adalah low profile dan &quot;Njawani&quot;. Selanjutnya dari rapat rapat dan tulisan saya mengenalnya. Satu hal yang saya tangkap dengan kuat, mas bambang ini memiliki kemampuan LISTENING (mendengarkan dengan hati) terhadap orang lain , bukan  HEARING (mendengar yang hanya dengan  telinga), hal ini terbukti waktu berbincang dengan kami di MKND tentang sumberdaya di MKND, yang membuat saya surprised adalah  LANGSUNG MERESPON KEINGINAN  kami dengan memberikan informasi studi lanjut S3 juga  beasiswa dari berbagai sumber luar negeri maupun dalam negeri. ini adalah bukti SERVICES LEADER ( pemimpin yang mau dan mampu melayani orang lain) yang ini diperlukan dalam organisasi yang &quot; MARKETING ORGANIZATION &quot; dalam konteks untuk menjadi UI WORL CLASS UNIVERSITY. FISIP perlu tipe pemimpin bukan hanya manajer (karena pemimpin  menjadi panutan yang dipimpinnya) yang SERVICES LEADER  dan brani melakukan  terobosan untuk PEOPLE CENTERED  DEVELOPMENT, dan  mas Bambang memiliki ciri tersebut di atas ! saya mendoakan dan mendukung sepenuhnya beliau menjadi DEKAN FISIP PERIODE 2008-2012. ! !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb. Pak Bambang</p>
<p>Pertama saya mengenal pak Bambang ketika saya baru jadi dosen tidak tetap sejak tahun 2000. Kesan pertama adalah low profile dan &#8220;Njawani&#8221;. Selanjutnya dari rapat rapat dan tulisan saya mengenalnya. Satu hal yang saya tangkap dengan kuat, mas bambang ini memiliki kemampuan LISTENING (mendengarkan dengan hati) terhadap orang lain , bukan  HEARING (mendengar yang hanya dengan  telinga), hal ini terbukti waktu berbincang dengan kami di MKND tentang sumberdaya di MKND, yang membuat saya surprised adalah  LANGSUNG MERESPON KEINGINAN  kami dengan memberikan informasi studi lanjut S3 juga  beasiswa dari berbagai sumber luar negeri maupun dalam negeri. ini adalah bukti SERVICES LEADER ( pemimpin yang mau dan mampu melayani orang lain) yang ini diperlukan dalam organisasi yang &#8221; MARKETING ORGANIZATION &#8221; dalam konteks untuk menjadi UI WORL CLASS UNIVERSITY. FISIP perlu tipe pemimpin bukan hanya manajer (karena pemimpin  menjadi panutan yang dipimpinnya) yang SERVICES LEADER  dan brani melakukan  terobosan untuk PEOPLE CENTERED  DEVELOPMENT, dan  mas Bambang memiliki ciri tersebut di atas ! saya mendoakan dan mendukung sepenuhnya beliau menjadi DEKAN FISIP PERIODE 2008-2012. ! !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Asih Prabowati Raldiastanto</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-49</link>
		<dc:creator>Asih Prabowati Raldiastanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 07:53:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-49</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr. Wb,

Bambang, seperti Moh. Sobary, saya sebagai sesama iluni Kes. Sos FISIP UI ingin memberikan dukungan sehubungan dengan percalonan Bambang sebagai dekan FISIP UI periode 2008-2012.

Kalau tidak salah, sekitar tahun 1983-1984 Bambang memutuskan untuk bergabung menjadi staf pengajar di FISIP UI. Pada saat itu saya sempat memberikan dukungan kepada Bambang karena saya melihat potensi yang sangat besar pada diri Bambang untuk dapat maju, terlebih peluang itu dapat Bambang peroleh di jurusan Kes. Sos. Ternyata prestasi tersebut dapat Bambang capai ditingkat fakultas. Alhamdulillah. Tentunya ini adalah hasil kerja keras, ditambah kepribadianmu yang baik, jujur, dan low profile.

FISIP UI membutuhkan pribadi seperti Bambang, yang dedikasinya tercurah untuk dunia pendidikan yang akan melahirkan generasi penerus, bukan hanya pandai secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat untuk dapat membedakan mana yang hak dan yang bathil (yang benar dan salah).

Seandainya Bambang memegang jabatan sebagai Dekan FISIP UI 2008-2012, peganglah jabatan itu sebagai amanah dari Allah SWT sehingga ridho Allah selalu bersamamu. Jika jabatan itu bukan berada di tanganmu, apapun jabatan yang kamu pegang, jalanilah juga sebagai amanah dari Allah SWT, karena jabatan apapun yang kita pegang, kelak harus kita pertanggungjawabkan dihadapanNya.

Doa dari,
Asih Prabowati Raldiastanto
FISIP UI angkatan 1972.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr. Wb,</p>
<p>Bambang, seperti Moh. Sobary, saya sebagai sesama iluni Kes. Sos FISIP UI ingin memberikan dukungan sehubungan dengan percalonan Bambang sebagai dekan FISIP UI periode 2008-2012.</p>
<p>Kalau tidak salah, sekitar tahun 1983-1984 Bambang memutuskan untuk bergabung menjadi staf pengajar di FISIP UI. Pada saat itu saya sempat memberikan dukungan kepada Bambang karena saya melihat potensi yang sangat besar pada diri Bambang untuk dapat maju, terlebih peluang itu dapat Bambang peroleh di jurusan Kes. Sos. Ternyata prestasi tersebut dapat Bambang capai ditingkat fakultas. Alhamdulillah. Tentunya ini adalah hasil kerja keras, ditambah kepribadianmu yang baik, jujur, dan low profile.</p>
<p>FISIP UI membutuhkan pribadi seperti Bambang, yang dedikasinya tercurah untuk dunia pendidikan yang akan melahirkan generasi penerus, bukan hanya pandai secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat untuk dapat membedakan mana yang hak dan yang bathil (yang benar dan salah).</p>
<p>Seandainya Bambang memegang jabatan sebagai Dekan FISIP UI 2008-2012, peganglah jabatan itu sebagai amanah dari Allah SWT sehingga ridho Allah selalu bersamamu. Jika jabatan itu bukan berada di tanganmu, apapun jabatan yang kamu pegang, jalanilah juga sebagai amanah dari Allah SWT, karena jabatan apapun yang kita pegang, kelak harus kita pertanggungjawabkan dihadapanNya.</p>
<p>Doa dari,<br />
Asih Prabowati Raldiastanto<br />
FISIP UI angkatan 1972.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Chairul 'choy' Baihaqi</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-47</link>
		<dc:creator>Chairul 'choy' Baihaqi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 17:13:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-47</guid>
		<description>Pak Bambang saya memanggilnya.....Rekan-rekan dan mahasiswa Fisip UI biasa memanggil MAS BAMBANG... sebutan bapak untuk Prof. Bambang Shergi Laksmono bagi saya pribadi merupakan penghargaan dan penghormatan khusus bagi sosok yang mempunyai kepribadian yang santun, cerdas, familier, punya intelektual tinggi, low profile, disiplin dan mempunyai visi ke depan untuk membangun FISIP UI menjadi fakultas terdepan di lingkungan UI dan terbaik di tingkat nasional dan internasional ini. 
FISIP UI membutuhkan seorang dekan yang mempunyai intelektualitas tinggi + moralitas sempurna + jaringan sosial di dalam kampus maupun di luar kampus untuk membangun fakultas berkelas internasional. Untuk memenuhi itu saat ini HANYA ADA SATU ORANG DI FISIP UI: PROF. BAMBANG SHERGI LAKSMONO, M.Sc.   
Kami sebagai ALUMNI S2 PEMBANGUNAN SOSIAL FISIP UI 2004 siap mendukung Pak Bambang... Maju truss pak.....!!!

Chairul&quot;choy&quot; Baihaqi
Alumni S2 PEMSOS FISIP UI 2004.
(Lurah Nanggewer Kec. Cibinong Kab. Bogor)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Bambang saya memanggilnya&#8230;..Rekan-rekan dan mahasiswa Fisip UI biasa memanggil MAS BAMBANG&#8230; sebutan bapak untuk Prof. Bambang Shergi Laksmono bagi saya pribadi merupakan penghargaan dan penghormatan khusus bagi sosok yang mempunyai kepribadian yang santun, cerdas, familier, punya intelektual tinggi, low profile, disiplin dan mempunyai visi ke depan untuk membangun FISIP UI menjadi fakultas terdepan di lingkungan UI dan terbaik di tingkat nasional dan internasional ini.<br />
FISIP UI membutuhkan seorang dekan yang mempunyai intelektualitas tinggi + moralitas sempurna + jaringan sosial di dalam kampus maupun di luar kampus untuk membangun fakultas berkelas internasional. Untuk memenuhi itu saat ini HANYA ADA SATU ORANG DI FISIP UI: PROF. BAMBANG SHERGI LAKSMONO, M.Sc.<br />
Kami sebagai ALUMNI S2 PEMBANGUNAN SOSIAL FISIP UI 2004 siap mendukung Pak Bambang&#8230; Maju truss pak&#8230;..!!!</p>
<p>Chairul&#8221;choy&#8221; Baihaqi<br />
Alumni S2 PEMSOS FISIP UI 2004.<br />
(Lurah Nanggewer Kec. Cibinong Kab. Bogor)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irwanto</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-46</link>
		<dc:creator>Irwanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 14:02:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-46</guid>
		<description>Dear all,

Lebih dari 18 tahun saya sudah mengenal Prof. Bambang
Shergi. Beliau adalah rekan dan scholar yang produktif
walau tidak banyak bicara. Tetapi yang saya kagumi
adalah his personal qualities. Dia mempunyai
pandangannya sendiri tetapi selalu siap untuk
mendengarkan orang lain. Saya yakin, seperti yang saya
rasakan, bersama Prof Bambang serasa bersama seorang
sahabat sejati. Ia selalu mempunyai kepekaan,
kesabaran, dan perhatian untuk orang-orang di
sekitarnya. Ia berpengetahuan luas, rendah hati, dan
mudah bekerja sama. Saya juga mengamati dia sangat
dekat dengan mahasiswa. Kualitas seperti itu sangat
penting untuk menumbuhkan iklim kerjasama. Jika saya
ditanya siapa pemimpin FISIP UI yang peling tepat saat
ini, pastilah Prof Bambang Shergi. Saya sangat percaya
dan yakin bahwa di bawah kepemimpinan Prof Bambang,
FISIP akan maju pesat.Saya mendukung pencalonan Prof
Bambang sepenuhnya sebagai dekan FISIP UI.

SALAM KARIB,
irwanto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear all,</p>
<p>Lebih dari 18 tahun saya sudah mengenal Prof. Bambang<br />
Shergi. Beliau adalah rekan dan scholar yang produktif<br />
walau tidak banyak bicara. Tetapi yang saya kagumi<br />
adalah his personal qualities. Dia mempunyai<br />
pandangannya sendiri tetapi selalu siap untuk<br />
mendengarkan orang lain. Saya yakin, seperti yang saya<br />
rasakan, bersama Prof Bambang serasa bersama seorang<br />
sahabat sejati. Ia selalu mempunyai kepekaan,<br />
kesabaran, dan perhatian untuk orang-orang di<br />
sekitarnya. Ia berpengetahuan luas, rendah hati, dan<br />
mudah bekerja sama. Saya juga mengamati dia sangat<br />
dekat dengan mahasiswa. Kualitas seperti itu sangat<br />
penting untuk menumbuhkan iklim kerjasama. Jika saya<br />
ditanya siapa pemimpin FISIP UI yang peling tepat saat<br />
ini, pastilah Prof Bambang Shergi. Saya sangat percaya<br />
dan yakin bahwa di bawah kepemimpinan Prof Bambang,<br />
FISIP akan maju pesat.Saya mendukung pencalonan Prof<br />
Bambang sepenuhnya sebagai dekan FISIP UI.</p>
<p>SALAM KARIB,<br />
irwanto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mohamad Sobary</title>
		<link>http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-45</link>
		<dc:creator>Mohamad Sobary</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 01:59:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bambangshergi.wordpress.com/testimonials/#comment-45</guid>
		<description>Salam kepada Mas Bambang
Dalam tradisi Jawa ortodox, nama Bambang muncul dari keluarga para pertapa: resi, pandita atau begawan, yang hidup di suatu padepokan jauh dari kraton. Bambang nama anak laki-laki mereka. Endang nama anak perempuan.
Biarpun datang dari keluarga brahmana, Bambang tak dengan sendirinya menjadi seorang resi. Ia menjadi satria karena keresian, atau kepanditaan lebih merupakan panggilan hati, bukan bentukan struktural.
Saya tidak tahu apakah Bambang kita “trah” brahmana atau satria. Tapi sejak mengenalnya tahun 1978 di kampus Rawamangun, berlanjut hingga tahun 80an berakhir, kami “bertemu” dalam gagasan, tiap saat. Dan tiap saat selalu ada persoalan menarik untuk menjadi kepedulian bersama: bagaimana memajukan jurusan, bagaimana dari sana menyumbang barang sedikit kemajuan fakultas. Dan bagaimana mematangkan diri secara akademik. Mentor kita, mentor diam-diam yang tak diresmikan, Prof. Dr. Paulus Tangdilintin.
Sejak mahasiswa Bambang--- sekarang saya memanggilnya Mas Bambang---memang pandai. Kemajuan kelasnya, dan tata kramanya pada para dosen, terpuji. Pemikirannya dalam. Tulisannya mencerminkan ciri ilmuwan sejak dini. Tapi saya agak frustrasi mempengaruhinya supaya menulis di media. Bagi saya kaum intelektual menulis di media tak mengurangi kadar intelektualnya. Ada bahkan kelebihan.
Tapi Mas Bambang punya pendirian dan pilihan sikap sendiri. Dan pilihan itu  diwujudkannya dengan konsisten: tetap hati-hati menjaga kesalehan akademik di dalam tindakan maupun ucapannya. Dia muncul di televisi dan melayani wawancara hanya menyangkut apa yang ada hubungannya dengan profesi.
Dia enggan menjadi intelektual “celebrity”: sebuah godaan manis yang tak bisa dieelakkan oleh para intelektual kampus pada umumnya. Dalam tulisan, baginya kedalaman harus dijaga. Juga sifat reflektif, dan unsur perenungan. Maka, dia merasa nyaman dalam kesunyiannya di balik tumpukan buku-buku. 
Terkadang saya merasa malu dengan dia. Saya, yang jauh lebih tua, tampak tak begitu matang. Saya pemalu tapi berisik, agak hiruk-pikuk. Seperti cerminan air beriak tanda tak dalam. 
Mas Bambang bukan orang pemalu tapi cenderung diam, seolah tiap kata ditimbang tingkat kebenarannya, tiap tindakan dihitung apa faedahnya. Ia seperti sebuah ceruk, atau danau tak berombak, yang menyembunyikan kedalamannya. Sebaliknya, saya tak menyembunyikan kedangkalan. Saya “man of words” Dia “man of thought”
Sekarang dia sudah  professor. Itu bukti ketekunan akademik yang ditempuhnya sambil mengabdi kepentingan kampus dalam jabatan-jabatan penting. Saya mendengar dia mencalonkan diri untuk menjadi dekan. Ini membuat saya merasa bangga,  karena ada sesuatu yang “terwakili” dalam aspirasi saya yang selama ini saya pendam.
Dekan bukan jabatan terlalu tinggi untuk dia raih karena selama ini sudah ada di dalam lingkaran itu. Dia paham nafas kehidupan fakultas. Dia tahu persoalan kampus sampai pada tataran detil teknisnya. Termasuk, tentu saja, mau diapakan mahasiswa dalam masa jabatannya. 
	Ini penting dikemukakan karena baginya, jabatan tak dilihatnya dari sudut gengsi dan kemegahannya, melainkan sebuah panggilan lain, panggilan non akademik, yang memberinya kesempatan mematangkan sikap akademiknya sebagai kaum intelektual yang berpijak di bumi, dan bukan mengisap cangklong sambil memandang bulan di menara gading.
	Di tengah semangat UI untuk bertarung secara global, Mas Bambang bisa menyumbangkan dharma hidupnya lewat jabatan Dekan FISIP. Dia memiliki hubungan-hubungan internasional yang dapat dikapitalisasikannya untuk membangun kredibilitas fakultas. Secara akademik fakultas berkembang. Kebebasan mimbar ilmiah terjaga. Dan warga kampus sibuk berkarya dan membuktikan mutu ilmiah mereka.  Dan dia akan menjadikan fakultas sebagai  “ a truly academic community” yang sehat, dan berbobot. Ia harus mewujudkan impian kita semua untuk membangun sebuah fakultas  berkelas dunia.

Mohamad Sobary
Executive Director of Partnership for Governance Reform in Indonesia (PARTNERSHIP)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kepada Mas Bambang<br />
Dalam tradisi Jawa ortodox, nama Bambang muncul dari keluarga para pertapa: resi, pandita atau begawan, yang hidup di suatu padepokan jauh dari kraton. Bambang nama anak laki-laki mereka. Endang nama anak perempuan.<br />
Biarpun datang dari keluarga brahmana, Bambang tak dengan sendirinya menjadi seorang resi. Ia menjadi satria karena keresian, atau kepanditaan lebih merupakan panggilan hati, bukan bentukan struktural.<br />
Saya tidak tahu apakah Bambang kita “trah” brahmana atau satria. Tapi sejak mengenalnya tahun 1978 di kampus Rawamangun, berlanjut hingga tahun 80an berakhir, kami “bertemu” dalam gagasan, tiap saat. Dan tiap saat selalu ada persoalan menarik untuk menjadi kepedulian bersama: bagaimana memajukan jurusan, bagaimana dari sana menyumbang barang sedikit kemajuan fakultas. Dan bagaimana mematangkan diri secara akademik. Mentor kita, mentor diam-diam yang tak diresmikan, Prof. Dr. Paulus Tangdilintin.<br />
Sejak mahasiswa Bambang&#8212; sekarang saya memanggilnya Mas Bambang&#8212;memang pandai. Kemajuan kelasnya, dan tata kramanya pada para dosen, terpuji. Pemikirannya dalam. Tulisannya mencerminkan ciri ilmuwan sejak dini. Tapi saya agak frustrasi mempengaruhinya supaya menulis di media. Bagi saya kaum intelektual menulis di media tak mengurangi kadar intelektualnya. Ada bahkan kelebihan.<br />
Tapi Mas Bambang punya pendirian dan pilihan sikap sendiri. Dan pilihan itu  diwujudkannya dengan konsisten: tetap hati-hati menjaga kesalehan akademik di dalam tindakan maupun ucapannya. Dia muncul di televisi dan melayani wawancara hanya menyangkut apa yang ada hubungannya dengan profesi.<br />
Dia enggan menjadi intelektual “celebrity”: sebuah godaan manis yang tak bisa dieelakkan oleh para intelektual kampus pada umumnya. Dalam tulisan, baginya kedalaman harus dijaga. Juga sifat reflektif, dan unsur perenungan. Maka, dia merasa nyaman dalam kesunyiannya di balik tumpukan buku-buku.<br />
Terkadang saya merasa malu dengan dia. Saya, yang jauh lebih tua, tampak tak begitu matang. Saya pemalu tapi berisik, agak hiruk-pikuk. Seperti cerminan air beriak tanda tak dalam.<br />
Mas Bambang bukan orang pemalu tapi cenderung diam, seolah tiap kata ditimbang tingkat kebenarannya, tiap tindakan dihitung apa faedahnya. Ia seperti sebuah ceruk, atau danau tak berombak, yang menyembunyikan kedalamannya. Sebaliknya, saya tak menyembunyikan kedangkalan. Saya “man of words” Dia “man of thought”<br />
Sekarang dia sudah  professor. Itu bukti ketekunan akademik yang ditempuhnya sambil mengabdi kepentingan kampus dalam jabatan-jabatan penting. Saya mendengar dia mencalonkan diri untuk menjadi dekan. Ini membuat saya merasa bangga,  karena ada sesuatu yang “terwakili” dalam aspirasi saya yang selama ini saya pendam.<br />
Dekan bukan jabatan terlalu tinggi untuk dia raih karena selama ini sudah ada di dalam lingkaran itu. Dia paham nafas kehidupan fakultas. Dia tahu persoalan kampus sampai pada tataran detil teknisnya. Termasuk, tentu saja, mau diapakan mahasiswa dalam masa jabatannya.<br />
	Ini penting dikemukakan karena baginya, jabatan tak dilihatnya dari sudut gengsi dan kemegahannya, melainkan sebuah panggilan lain, panggilan non akademik, yang memberinya kesempatan mematangkan sikap akademiknya sebagai kaum intelektual yang berpijak di bumi, dan bukan mengisap cangklong sambil memandang bulan di menara gading.<br />
	Di tengah semangat UI untuk bertarung secara global, Mas Bambang bisa menyumbangkan dharma hidupnya lewat jabatan Dekan FISIP. Dia memiliki hubungan-hubungan internasional yang dapat dikapitalisasikannya untuk membangun kredibilitas fakultas. Secara akademik fakultas berkembang. Kebebasan mimbar ilmiah terjaga. Dan warga kampus sibuk berkarya dan membuktikan mutu ilmiah mereka.  Dan dia akan menjadikan fakultas sebagai  “ a truly academic community” yang sehat, dan berbobot. Ia harus mewujudkan impian kita semua untuk membangun sebuah fakultas  berkelas dunia.</p>
<p>Mohamad Sobary<br />
Executive Director of Partnership for Governance Reform in Indonesia (PARTNERSHIP)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
